Hari Ibu itu Berawal dari 22 Desember 2004

Selasa, 22 Desember 2015

Kue dan gambar persembahan Ayyas, Arin, dan Izzi.
Sabjan Badio
Blogger, Editor Wikipedia Bahasa Indonesia

Kata orang hari ini adalah Hari Ibu, di mana semua orang berlomba menunjukkan rasa cintanya, entah secara langsung entah sekadar ucapan klise di media sosial.

Kata orang, Hari Ibu ini bermula tindakan Anna Jarvis dari Grafton, West Virginia, yang memperingati kematian ibunya pada 1908. Dari peristiwa tersebut, publik Amerika Serikat menginginkan tanggal 22 Desember sebagai hari libur nasional. Pada tahun 1908 Kongres Amerika Serikat menolak "proposal" itu. Tahun 1911, seluruh negara bagian di Negeri Paman Sam itu memutuskan untuk menjadikan tanggal 22 Desember sebagai hari libur. Tahun 1914 Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson menetapkan tanggal 22 Desember sebagai hari libur nasional. Setidaknya demikianlah yang dituangkan oleh teman-teman penyunting Wikipedia Bahasa Indonesia (WBI).

Berdasarkan informasi yang dipetik dari Kompas Online, peringatan Hari Ibu tanggal 22 Desember terkait Kongres Perempuan Indonesia Indonesia pertama kali, yaitu 22 Desember 1928. Dalam kongres itu, perempuan-perempuan pejuang dari 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan. Kongres itu memutuskan pendirian Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia (PPPI). Sayang, tahun 1929 PPPI berubah menjadi Perikatan Perkoempoelan Istri Indonesia (PPII).

Kongres Perempuan Indonesia II dilaksanakan pada tahun 1935. Sementara itu, Kongres Perempuan Indonesia III dilaksanakan tahun 1938. Pada kongres ketiga inilah dilakukan penetepan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Masih berdasarkan catatan Kompas, regulasi Hari Ibu baru ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1959. Saat ini, Kongres Perempuan Indonesia telah berubah nama menjadi Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Masih berdasarkan informasi tersebut, hanya kebetulan peringatan Hari Ibu di Indonesia jatuh pada tanggal yang sama dengan tanggal peringatan Hari Ibu di Amerika Serikat. Sebuah kebetulan pula jika hari ini, 22 Desember 2015 anak-anakku menghilang selama setengah hari untuk mempersiapkan perayaan 22 Desember.

22 Desember 2004

Sebelas tahun lalu, tanggalnya sama dengan tanggal hari ini, aku meminang seorang perempuan Jawa yang tinggal di Kecamatan Bantul, Siska Yuniati. Tanggal itulah yang yang menjadi mula banyak hal yang ada pada hari ini. Rupa-rupanya anak-anakku yang masih kecil-kecil itu mengetahui perihal ini.

Pagi tadi, mereka sibuk mempersiapkan segala sesuatu, membeli kertas asturo, dan minta izin berpergian diantar seorang tetangga. Ah, siapa sih yang tidak bisa menebak perilaku mereka? Setidaknya itulah yang kupikirkan pagi tadi.

Rupa-rupanya aku salah, aku tidak lagi bisa menebak pikiran lurus mereka. Kejutan datang, mereka membeli kue spesial yang harganya berkali-kali lipat dari uang jajan mereka. Terlebih lagi, mereka menggambari kertas asturo yang mereka beli dengan gambarku beserta istri.

Itulah persembahan spesial untuk ibu dari anak-anakku hari ini: anak-anak yang mempersembahkan kue dan gambar spesial untuk ibu mereka yang sedang menggendong bayi.

Selamat merayakan 22 Desember. :)



12/22/2015