Tampilkan postingan dengan label RESENSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RESENSI. Tampilkan semua postingan

Solusi UN Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX Kurikulum 2013 Edisi 2018/2019

Aman 10/31/2018


UJIAN nasional akan memasuki tahun ke-68 setelah pelaksanaan pertama dengan nama Ujian Penghabisan. Sepanjang pelaksanaannya, permasalahan terberat yang dihadapi adalah terkait penyiapan diri siswa agar mampu mengerjakan soal-soal dengan baik dan maksimal. Kendati sejak dua tahun lalu telah digelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di beberapa daerah, persiapan-persiapan siswa pada hakikatnya tidak banyak berubah.

Pada praktiknya, Ujian Nasional hanyalah satu di antara sederet pekerjaan yang perlu ditunaikan siswa selama dirinya duduk di kelas VI (untuk Sekolah Dasar sederajat), kelas IX (untuk Sekolah Menengah Pertama sederajat), serta kelas XII (untuk Sekolah Menengah Atas sederajat). Dengan banyaknya pekerjaan yang perlu ditunaikan, para siswa perlu memiliki strategi belajar yang baik dan sesuai dengan karakteristik pribadinya. Selain itu, dibutuhkan juga piranti dan sumber belajar yang cukup agar proses belajar siswa dapat fokus dan terarah.

Hal tersebut menggerakan Siska Yuniati, Rusmantara, Rina Harwati, dan Septy Andari Putri untuk membagikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam bentuk buku persiapan menghadapi Ujian Nasional. Buku ini mereka susun menjadi tiga bagian utama, yaitu pendalaman materi, contoh soal dan pembahasan, serta soal-soal uji kompetensi. Pada bagian akhir dihadirkan glosarium. Pada bagian pendalaman materi, penulis menyajikan materi-materi yang berdasarkan analisis berpotensi muncul di soal-soal Ujian Nasional akan datang. Materi pendalaman yang disajikan dalam buku ini meliputi membaca nonsastra, membaca sastra, menulis terbatas, menyunting kata, kalimat, dan paragraf, serta menyunting ejaan dan tanda baca.

Sementara itu, pada bagian contoh soal dan pembahasan disajikan soal-soal Ujian Nasional yang pernah diujikan. Selain ditentukan kunci jawabannya, soal-soal pada bagian ini juga dibahas secara proporsional. Selanjutnya, disajikan lima paket soal masing-masing lima puluh soal (sesuai standar Ujian Nasional) untuk digunakan para siswa berlatih.

Selain hal-hal tersebut, para penulis juga menyajikan glosarium dalam rangka membantu siswa dalam memahami makna kata yang sering menjadi hambatan selama ini. Hal ini cukup esensial karena kunci dari pemahaman atas sebuah teks di antaranya adalah kemampuan memahami makna sebuah kata.

Judul: Solusi Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX Berdasarkan Kurikulum 2013 Edisi 2018/2019
Penulis: Siska Yuniati, Rusmantara, Rina Harwati, Septy Andari Putri
Penerbit: Magnum Pustaka Utama
Tahun terbit: 2018
***

Siska Yuniati adalah guru bahasa Indonesia di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Bantul. Selain itu, dirinya pernah mengajar bahasa Indonesia di MAU Al-Imdad. Siska juga aktif menulis sastra dan nonsastra. Beberapa tulisannya dimuat di media massa, diterbitkan dalam bentuk buku, serta memenangkan kompetisi lokal dan nasional. Tahun 2018 Siska terlibat dalam pengelolaan hasil studi utama PISA di Indonesia. Saat ini Siska menjadi Sekretaris MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Bantul serta Ketua Perkumpulan Guru Madrasah Penulis (Pergumapi).

Rusmantara adalah guru bahasa Indonesia di MTs Negeri 5 Bantul. Selain mengajar, dirinya aktif di MGMP Bahasa Indonesia SMP dan menjadi ketua di MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bantul.

Rina Harwati adalah guru Bahasa Indonesia di MTs Negeri 7 Bantul. Lulusan Program Pascasarjana UNY ini merupakan Sekretaris MGMP Bahasa Indonesia MTs Bantul serta Sekretaris Bidang Humas, Informasi, dan Kerjasama Antarlembaga Pergumapi. Karyanya dalam bentuk opini, resensi, berita, cerpen, dan puisi dimuat di berbagai media lokal dan nasional serta antologi bersama. Tahun 2017 bersama penulis lain menulis Buku Pendamping Bahasa Indonesia Kelas IX Kurikulum 2013. Tahun 2018, Rina menjadi salah satu penulis soal nasional Puspendik Balitbang Kemdikbud RI.

Septy Andari Putri merupakan guru bahasa Indonesia di MTs Negeri 3 Kulon Progo. Tulisannya dimuat dalam majalah, jurnal, serta antologi bersama. Pada tahun 2017 menjadi pemenang II lomba inovasi pendidikan UNY. Pada tahun yang sama menjadi juara III guru berprestasi Kemenag Tingkat Nasional. Tahun 2018, Septy menjadi salah satu penulis soal nasional Puspendik Balitbang Kemdikbud RI. Dirinya aktif dalam organisasi, di antaranya menjadi pengurus MGMP SMP maupun MTs Kabupaten Kulon Progo, pengurus PGRI, serta pengurus Pergumapi.

Strategi Najmah, Sebuah Buku tentang Kisah Sukses Memimpin Madrasah

Aman 3/09/2018
Judul: Strategi Najmah, Seni Membangun Madrasah 
Penulis: Dr. Najmah, M.Pd.
Penerbit: MATSNUEPA
ISBN: 9786027344303

MTs NU Pakis bukanlah apa-apa di tahun 1997. Bahkan, siswanya banyak yang tidak lulus Ujian Nasional. Di saat tidak ada apa-apanya itulah Najmah mendapat amanah menjadi kepala madrasah.

Menangis, itulah reaksi Najmah ketika itu. Tiga bulan menangis, akhirnya Najmah bangkit dan berusaha menerima kenyataan bahwa dirinya sekarang kepala madrasah. Beban besar sedang ditanggungnya, dunia-akhirat.

Najmah pun mulai meniti kariernya sebagai kepala madrasah. Segala sesuatu dicermati, banyak hal harus dibenahi, dikembangkan, bahkan diganti. Episode pengorbanan pun dilaluinya dengan demikian heroik.

Tidak hanya harus mengatur siswa, guru, Najmah juga harus berjuang menyelesaikan permasalahan keuangan dan sarana prasarana. Sekolah kecil dengan jumlah siswa tak seberapa, mau hidup dari mana?

Di sinilah ujian Najmah. Membaca buku ini Anda akan mengerti bahwa menjadi kepala madrasah tak kalah heroiknya dengan memimpin satuan tempur, menjadi kepala madrasah tak kalah menantangnya dari tugas seorang "adipati', harus menggali sumber-sumber keuangan, mengelolanya, tak jarang harus utang karenanya.

Najmah lulus. Madrasahnya sekarang punya target 100 prestasi per tahun, guru-gurunya pun berdedikasi tinggi, dirinya sendiri bahkan menjadi kepala madrasah berprestasi tingkat nasional tahun 2012. Di tengah perjuangan itu pula, di tahun2017, Najmah berhasil meraih gelar doktor dari Universitas Negeri Malang. Selamat membaca!

Siska Yuniati
Ketua Umum Pergumapi, Guru MTs Negeri 3 Bantul

Resensi Buku: Mantra Jitu Jadi Penulis

Aman 10/04/2017
Judul buku: Menembus Koran: Seputar A-Z Menulis
Penulis: Bramma Aji Putra
Penerbit: Idea Press
Cetakan: 1/April 2017
Tebal: vii + 148 halaman
ISBN: 978-602-6335-50-0

Tidak dipungkiri, animo masyarakat untuk menulis di koran cukup tinggi. Ambillah contoh, Joni Ariadinata dalam buku Aku Bisa Nulis Fiksi (Diva Press, 2016) menuliskan bahwa harian Pikiran Rakyat setiap minggunya menerima kisaran 21 cerpen. Sementara  Kompas, pada 1994 setiap harinya menerima 60-80 cerpen.

Wajar saja, dengan berhasil menembus koran, selain mendapatkan imbalan rupiah, nama penulisnya akan dikenal masyarakat. Siapa yang tidak tertarik dengan imbalan ini? Namun, untuk dapat dimuat di media massa ternyata bukanlah perihal mudah. Seseorang perlu banyak belajar untuk itu, di antaranya melalui buku.

Untuk belajar menulis, tidak kurang-kurang teori yang beredar saat ini. Di situs-situs internet pun beredar tips dan trik menulis. Akan tetapi, tidak semua buku-buku tersebut menyajikan kupasan tentang seluk-beluk kepenulisan secara empiris dan tuntas. Hadirnya buku Menembus Koran: Seputar A-Z Menulis seolah menjadi jawaban sekaligus jembatan pengetahuan yang patut dititi.

Bramma Aji Putra dalam buku ini tidak saja membahas A sampai Z resep ataupun cara menghasilkan tulisan sehingga layak muat di media massa, tetapi juga tentang keasyikan dalam menulis. Itu semua disajikan atas dasar pengalaman pribadi Bramma. Resep-resep jitu nan bermutu dalam buku ini dikemas dalam bahasa yang ringan seolah mendorong pembaca untuk segera mempraktikkan tanpa merasa ribet.

Di antara resep yang diberikan dalam buku ini adalah mantra “BRAMMA”. Mantra tersebut merupakan akronim banyak membaca, rajin berlatih menulis, analisis tiap ada ide, menulis tandas tiada henti, mengirimkan tulisan ke media massa, dan asah terus pikiran. Mantra lebih mustajab ditambah  “AJI PUTRA”, yakni perihal trik menghasilkan tulisan yang mudah dilirik oleh redaktur.

Seperti dua edisi sebelumnya, buku Menembus Koran: Seputar A-Z  ini sangat edukatif. Adanya kalender hari-hari nasional dan alamat e-mail media massa seolah ingin memanjakan pembacanya dalam belajar. Menyelami buku ini tak pelak menggerakkan pembaca untuk menulis dan mewujudkan mimpinya menembus koran. []

Siska Yuniati
Penulis buku Menulis Resensi Buku (2008) serta Ketua Umum Asosiasi Guru Madrasah Penulis Indonesia (Agumapi). Tulisan ini pertama kali dipublikasikan di Majalah Bakti No. 292-TH XXIV, Maret-April 2017.

Menelusuri Seluk-Beluk Penerbitan Buku

Aman 1/01/2016
Siska Yuniati

Buku bukanlah benda yang aneh bagi masyarakat Indonesia. Bagi seorang pelajar, buku adalah kebutuhan pokok sehingga hampir setiap hari dia akan berinteraksi dengan buku. Walaupun begitu, hanya sedikit saja yang bisa mendefinisikan buku dengan baik. Mungkin, sama sedikitnya dengan mereka yang mengetahui bagaimana buku diproses hingga terbit.

Wajar saja, sampai saat ini, literatur yang mengupas buku masih tergolong sedikit, apalagi yang mengupas buku sampai ke proses penerbitannya. Literatur yang ada lebih banyak diproduksi untuk golongan tertentu, misalnya para siswa SMK grafika. Oleh karena itu, wajar saja jika remaja Indonesia, khususnya pelajar umum, banyak yang awam tentang proses penerbitan buku. Tidak mengherankan pula, jika kemudian jarang sekali yang bercita-cita menjadi penyunting atau editor buku, desainer buku, atau pekerjaan penerbitan lain. Saat bercita-cita menjadi pengusaha pun, tidak ada yang memilih usaha penerbitan atau percetakan.

Jika kita melihat besarnya jumlah penduduk di Indonesia, perbukuan, mulai penerbitan, percetakan, hingga pemasaran, merupakan bisnis yang sangat potensial. Begitu potensialnya bisnis perbukuan ini, sampai-sampai pimpinan sebuah perusahaan distributor buku mengatakan bahwa tidak ada buku yang tidak laku.

Buku ini, walaupun masih sangat sederhana, sudah mencoba mengupas dunia penerbitan. Ada tiga poin penting yang dikemukakan dalam buku ini, yaitu (1) penulisan, (2) penerbitan, dan (3) pemasaran. Sebagaimana judulnya, Bagaimana Buku Bisa Terbit?, buku ini lebih terfokus membahas proses yang terjadi di penerbit.

Judul: Bagaimana Buku Bisa Terbit?
Penulis: Sabjan Badio
Penerbit: Aswaja Pressindo, 2012
Tebal: 56 + vi
ISBN: 978-602-7762-10-7
Harga: Rp24.450

Menelusuri Jejak Kesultanan di Pulau Jawa

Aman 1/01/2016
Siska Yuniati

Pulau Jawa merupakan saksi pesatnya perkembangan Islam di Nusantara. Di Pulau Jawa, Islam masuk di antaranya melalui pusat-pusat kerajaan. Di Pulau Jawa, agama kerajaan banyak ditentukan oleh agama pemimpinnya. Ketika seorang raja beragama Islam, maka bercorak Islamlah kerajaan tersebut. Dengan kata lain, menjadi kesultananlah pemerintahan tersebut. Hal ini sangat disadari oleh para penyebar Islam di tanah air.

Ada enam hal yang dibahas oleh Sabjan Badio dalam bukunya yang berjudul Menelusuri Kesultanan di Tanah Jawa ini. Pertama, Sabjan Badio membahas proses masuknya Islam ke Nusantara. Kedua, Sabjan Badio membahas keberadaan Kesultanan Demak. Selanjutnya secara berturut-turut Kesultanan Pajang, Kesultanan Mataram, Kesultanan Cirebon, dan terakhir Kesultanan Banten.

Keenam materi tersebut disajikan dalam enam bab yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana, disesuaikan dengan peruntukan buku ini, yaitu para remaja. Walaupun begitu, buku ini juga bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan untuk berbagai kepentingan.

Judul: Menelusuri Kesultanan di Tanah Jawa
Penulis: Sabjan Badio
Penerbit: Aswaja Pressindo, 2012
Tebal: 56 + viii
ISBN: 978-602-7762-16-9
Harga: Rp20.450