Apa yang dimaksud dengan Revolusi Industri 4.0?

Senin, 12 November 2018

SAAT ini kita sedang dihebohkan dengan kata-kata Industri 4.0. Hal ini mengacu kepada proyek dalam strategi teknologi canggih Pemerintah Jerman yang mengutamakan komputerisasi pabrik. Istilah "Industri 4.0" diangkat kembali di Hannover Fair tahun 2011. Bulan Oktober 2012, Working Group on Industry 4.0 memaparkan rekomendasi pelaksanaan Industri 4.0 kepada Pemerintah Federal Jerman. Anggota kelompok kerja Industri 4.0 diakui sebagai bapak pendiri dan perintis Industri 4.0.

Demikian informasi yang saya dapatkan di Wikipedia bahasa Indonesia. Lebih lanjut tentang ciri-ciri revolusi Industri 4.0 bisa dilihat pada informasi berikut.

  • Interoperabilitas (kesesuaian): Kemampuan mesin, perangkat, sensor, dan manusia untuk berhubungan dan berkomunikasi dengan satu sama lain lewat Internet untuk segala (IoT) atau Internet untuk khalayak (IoP).
  • Transparansi informasi: Kemampuan sistem informasi untuk menciptakan salinan dunia fisik secara virtual dengan memperkaya model pabrik digital dengan data sensor. Prinsip ini membutuhkan pengumpulan data sensor mentah agar menghasilkan informasi konteks bernilai tinggi.
  • Bantuan teknis: Pertama, kemampuan sistem bantuan untuk membantu manusia dengan mengumpulkan dan membuat visualisasi informasi secara menyeluruh agar bisa membuat keputusan bijak dan menyelesaikan masalah genting yang mendadak. Kedua, kemampuan sistem siber-fisik untuk membantu manusia secara fisik dengan melakukan serangkaian tugas yang tidak menyenangkan, terlalu berat, atau tidak aman bagi manusia.
  • Keputusan mandiri: Kemampuan sistem siber-fisik untuk membuat keputusan sendiri dan melakukan tugas semandiri mungkin. Bila terjadi pengecualian, gangguan, atau ada tujuan yang berseberangan, tugas didelegasikan ke atasan.


Gambaran revolusi Industri dari masa ke masa, sumber: Wikimedia.
Nah, apakah Anda sudah siap dengan hal tersebut? Mau tidak mau, harus siap, ya. Jika tidak, dunia keburu memasuki era 5.0 lho. :)

Sabjan Badio, Blogger dari Daerah Istimewa Yogyakarta



11/12/2018