Resepsi sastra siswa madrasah tsanawiyah Kabupaten Bantul terhadap cerpen remaja pada surat kabar Kedaulatan Rakyat

Kamis, 23 Januari 2020

Adabiyyat Vol 3, No 1 (2019)

Oleh Siska Yuniati

Literary reception encompasses reader’s role in making meaning from literary texts. Student’s reception of teenage short story can give an idea of student’s acceptance of this type of text. This is interesting because students as teenagers are rarely involved in responding to teenage short stories, particularly ones available in newspapers. This research aims to examine the reception of teen short stories in the Kedaulatan Rakyat Newspaper by students of Madrasah Tsanawiyah in Bantul Regency in terms of intellectual and emotional aspects. Respondents in this study are 128 students of MTsN 1 Bantul, MTsN 3 Bantul, MTsN 4 Bantul, MTs Al Falah, and MTs Hasyim Asy'ari. The data were collected using a reception questionnaire focusing on intellectual and emotional aspects. The results of the study are as follows. First, in terms of intellectual aspect, the students’ reception of teen short stories in Kedaulatan Rakyat is high (70.82%), moderate (15.62%), and low (13.58%). Second, in terms of emotional aspect, the students’ reception of teen short stories in this newspaper is high (38.86%), moderate (20.28%), and low (40.86%). Fourth, there is no significant difference between the reception of students from state madrasah and private madrasah. Based on the results of this study, it can be concluded that students of class IX of Madrasah Tsanawiyah, Bantul Regency can understand well the elements of story builders and the structure of short story, language, themes, and conflicts in the short story. Students also understand the logic of the story in the text and feel the tension of the conflict. The new values in the short stories and actions of the main characters are quite acceptable to students. Students are also interested enough to discuss the short stories further. Meanwhile, most students felt less emotional impact and do not feel the tension presented in the short story.

Keywords: teen short story, Kedaulatan Rakyat, student reception

Resepsi sastra merupakan respons atau tanggapan oleh pembaca dalam bentuk pemberian makna. Resepsi siswa terhadap cerpen remaja dapat memberikan gambaran keberterimaan siswa akan cerpen remaja yang dibacanya. Hal ini menarik karena siswa sebagai remaja jarang dilibatkan dalam memberikan respons terhadap cerpen remaja pada surat kabar. Penelitian ini untuk menjawab pertanyaan penelitian, bagaimana resepsi siswa MTs di Kabupaten Bantul terhadap cerpen remaja pada surat kabar Kedaulatan Rakyat berdasarkan aspek intelektual dan emosional. Responden dalam penelitian ini sebanyak 128 siswa yang berasal dari MTsN 1 Bantul, MTsN 3 Bantul, MTsN 4 Bantul, MTs Al Falah, dan MTs Hasyim Asy’ari. Instrumen pengumpulan data terdiri atas kuesioner resepsi berdasarkan aspek intelektual dan emosional. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, berdasarkan aspek intelektual, resepsi siswa Madrasah Tsanawiyah terhadap cerpen remaja pada surat kabar Kedaulatan Rakyat berkategori tinggi (70.82%), sedang (15.62%), dan rendah (13.58%). Kedua, berdasarkan aspek emosional, resepsi siswa madrasah tsanawiyah terhadap cerpen remaja pada surat kabar Kedaulatan Rakyat berkategori tinggi (38.86%), sedang (20.28%), dan rendah (40.86%). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Bantul dapat memahami dengan baik unsur-unsur pembangun cerita serta struktur teks cerpen, bahasa, tema, serta konflik dalam cerpen. Siswa juga menerima logika cerita dalam cerpen dengan baik serta merasakan ketegangan dari konflik yang dibangun. Sementara itu, nilai-nilai baru dalam cerpen dan tindakan tokoh utama cukup diterima siswa. Siswa juga cukup berminat untuk membicarakan cerpen lebih lanjut. Akan tetapi, siswa kurang merasakan dampak emosi dalam cerpen.

Kata kunci: cerpen remaja, Kedaulatan Rakyat, resepsi sastra siswa



1/23/2020